Purbaya CS Raih Rp 44,9 Triliun dari Penerimaan Bea Cukai hingga Februari 2026

Jakarta – Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengungkapkan bahwa total penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai hingga Februari 2026 telah mencapai Rp 44,9 triliun.
Purbaya dan timnya menjelaskan bahwa angka tersebut merepresentasikan 13,4 persen dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, angka ini mengalami penurunan sebesar 14,7 persen.
“Total penerimaan kepabeanan dan cukai tercatat Rp 44,9 triliun. Sebagai perbandingan, pada Februari 2025 lalu, total penerimaan mencapai Rp 52,6 triliun. Ini berarti kami mengalami kekurangan sekitar Rp 7 triliun dibandingkan realisasi tahun lalu,” jelas Suahasil dalam konferensi pers terkait APBN KITA Edisi Maret 2026 yang berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026.
Dia merinci lebih lanjut bahwa penerimaan dari sektor cukai mencapai Rp 34,4 triliun, atau setara dengan 14,1 persen dari target APBN 2026. Namun, angka ini mengalami penurunan 13,3 persen secara year-on-year (yoy), yang disebabkan oleh berkurangnya produksi pada akhir tahun 2025.
Meskipun demikian, terdapat tanda-tanda positif dengan adanya peningkatan produksi pada bulan Januari dan Februari 2026, yang membuka peluang bagi kenaikan penerimaan akibat penundaan pembayaran cukai.
“Dengan demikian, kami berharap dalam dua bulan ke depan, penerimaan cukai akan menunjukkan perbaikan yang signifikan,” tambahnya.
Sementara itu, untuk penerimaan bea keluar, angka tersebut tercatat sebesar Rp 2,8 triliun, yang merupakan 6,5 persen dari target APBN. Hal ini menunjukkan penurunan sebesar 48,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang disebabkan oleh turunnya harga minyak kelapa sawit mentah (CPO).
Di sisi lain, penerimaan bea masuk mencapai Rp 7,8 triliun, atau 15,6 persen dari target APBN, dengan pertumbuhan sebesar 1,7 persen dibandingkan tahun lalu. Peningkatan ini dipicu oleh aktivitas impor yang semakin meningkat.
Dari sisi penerimaan pajak, pemerintah melaporkan bahwa penerimaan pajak bersih (netto) telah mencapai Rp 245,1 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 30,4 persen (yoy) hingga akhir Februari 2026. Angka ini setara dengan 10,4 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN tahun ini.
➡️ Baca Juga: Baznas Laporkan Zakat Berhasil Angkat 302.994 Jiwa dari Kemiskinan pada 2025
➡️ Baca Juga: Latihan Kardio dan Beban untuk Lari Jarak Panjang: Panduan Lengkap




