Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Rest Area di Semarang untuk Atasi Arus Balik yang Membludak

Rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem buka tutup di tempat istirahat di jalur tol dalam Kota Semarang, Jawa Tengah, telah diterapkan oleh pihak kepolisian. Kebijakan ini diambil untuk mengatasi lonjakan volume kendaraan yang terjadi saat arus balik Lebaran 2026 pada hari Senin, 23 Maret 2026.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang, Ajun Komisaris Besar Polisi Yunaldi, menjelaskan bahwa kondisi lalu lintas menuju ke barat dan tempat istirahat di KM 424 tol dalam Kota Semarang menunjukkan kepadatan yang cukup signifikan pada H+1 Lebaran ini.
“Apabila tempat istirahat sudah penuh, kami akan menutupnya sementara. Para pemudik akan diarahkan menuju rest area berikutnya di Kendal,” ungkap Yunaldi.
Rest area yang terletak di KM 424 ini mengarah dari Semarang menuju Jakarta atau ke barat. Selain itu, kemacetan juga terlihat di beberapa ruas jalan yang ada di dalam Kota Semarang.
Yunaldi menambahkan bahwa kepadatan lalu lintas terutama terjadi di ruas-ruas jalan yang menjadi pusat oleh-oleh dan destinasi wisata. Meskipun terjadi peningkatan jumlah kendaraan, arus lalu lintas di dalam tol dan jalur arteri dapat dikendalikan dengan baik.
Sementara itu, kemacetan arus balik Lebaran juga mulai nampak di gerbang Tol Kalikangkung Semarang. Data menunjukkan bahwa rata-rata jumlah kendaraan yang menuju wilayah barat tercatat mencapai 2.200 kendaraan per jam dari pukul 06.00 hingga 12.00 WIB di gerbang Kalikangkung.
➡️ Baca Juga: Viral: Video Warga Saling Membantu, Banjir Pujian
➡️ Baca Juga: Strategi Manajemen Keuangan Efektif Untuk Karyawan Kontrak Dalam Menyisihkan Dana Darurat Setiap Bulan




