Megawati Ucapkan Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru

Jakarta – Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan rasa terima kasih atas ucapan duka cita yang mendalam dari Megawati Soekarnoputri, mantan Presiden ke-5 Republik Indonesia dan Ketua Umum PDI Perjuangan, terkait dengan wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ucapan selamat yang diberikan Megawati atas penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Iran.
Boroujerdi mencatat bahwa Megawati adalah sosok yang selalu hadir pertama kali dalam situasi-situasi penting. Ia menggambarkan Megawati sebagai pemimpin yang tidak hanya mengedepankan cinta akan perdamaian, tetapi juga memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan dalam konteks hubungan internasional, seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, di Jakarta pada 16 Februari 2026.
Hasto menambahkan bahwa Dubes Iran mengharapkan agar sikap tegas dan penuh perhatian Megawati dapat menjadi teladan bagi Pemerintah Indonesia dalam menjalin hubungan internasional yang lebih baik.
Dalam sebuah pertemuan dengan Dubes Iran beberapa waktu lalu, Megawati secara langsung menyerahkan surat ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei melalui perwakilan Iran tersebut.
“Ini adalah surat kedua yang saya kirimkan. Saya merasa sangat bahagia bahwa Iran kini memiliki pemimpin kembali,” ujar Megawati dengan antusias.
Hasto Kristiyanto pun membagikan isi surat yang ditujukan Megawati kepada Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.
Jakarta, 9 Maret 2026
Kepada Yang Mulia Ayatollah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, di tempat
Perihal: Ucapan Selamat
Dengan rasa hormat dan penuh persaudaraan,
Sebagai mantan Presiden ke-5 Republik Indonesia, saya ingin mengucapkan selamat yang tulus atas terpilihnya Yang Mulia Ayatollah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Rahbar (Pemimpin Tertinggi) Republik Islam Iran, yang ditetapkan melalui keputusan demokratis oleh 88 anggota Majelis Pakar.
Pemilihan ini berlangsung di tengah berbagai tantangan dan situasi yang tidak sepenuhnya mendukung, namun Yang Mulia telah memperoleh kepercayaan yang tinggi dari para ulama dan rakyat Iran. Proses pemilihan ini menunjukkan kemampuan kepemimpinan, pengetahuan mendalam, dan keteguhan Yang Mulia dalam menyatukan berbagai perbedaan serta memperkuat kepemimpinan di Iran.
Bung Karno, Proklamator dan Bapak Bangsa Indonesia, yang juga merupakan ayahanda saya, selalu menekankan pentingnya persatuan nasional dan kemandirian bangsa dalam mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan. Dalam seluruh perjalanan perjuangannya, Bung Karno senantiasa membangun persahabatan antarbangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin dengan tujuan menciptakan tatanan dunia baru yang bebas dari segala bentuk imperialisme dan kolonialisme.
➡️ Baca Juga: 4 Trik Haptic Keyboard iOS 18 yang Bikin Getaran Terasa di Setiap Huruf
➡️ Baca Juga: BPJS Kesehatan Tawarkan Layanan Gratis untuk Pemudik Agar Mudik Aman dan Nyaman




