Persija Tidak Akan Menyerah Meski Tertinggal 6 Poin dari Persib

Jakarta – Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa peluang timnya untuk meraih gelar di BRI Super League 2025/2026 masih sangat terbuka. Meskipun saat ini mereka berada di posisi ketiga dan tertinggal enam poin dari Persib Bandung yang memimpin klasemen, Prapanca yakin bahwa Macan Kemayoran masih mampu mengejar ketertinggalan tersebut.
Sebelumnya, Persija mengalami kekecewaan setelah gagal meraih kemenangan di laga kandang akibat hasil imbang 2-2 melawan Borneo FC. Sementara itu, Persib menunjukkan performa yang mengesankan dengan meraih kemenangan telak 3-0 atas Persik Kediri.
Saat ini, semua tim di papan atas sudah memainkan 24 pertandingan, di mana Persib memimpin dengan total 57 poin. Mereka unggul empat poin dari Borneo FC yang berada di posisi kedua, sementara Persija tertinggal enam poin di peringkat ketiga.
Walaupun selisih poin cukup signifikan, Prapanca tetap optimis bahwa timnya memiliki peluang untuk merebut posisi teratas.
“Pastinya, kami masih memiliki kesempatan untuk meraih posisi pertama. Semoga, aamiin,” ungkap Prapanca dalam acara Ngopi Bareng Persija di Jakarta.
Namun, ia menekankan satu syarat penting agar peluang tersebut tetap ada: Persija harus mampu menjaga konsistensi dan tidak kehilangan poin di sisa musim.
Dengan masih tersisa 10 pertandingan, termasuk laga krusial melawan Persib pada pekan ke-32 yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei mendatang, tim harus fokus dalam setiap pertandingan.
“Yang jelas, kami tidak boleh kehilangan poin di sisa pertandingan. Kami harus tampil maksimal tanpa ada kesalahan sedikit pun,” tegas Prapanca.
Optimisme ini juga didorong oleh kekuatan skuad Persija yang semakin solid, seiring dengan kedatangan tujuh pemain baru pada paruh kedua musim ini.
Pemain-pemain tersebut antara lain Jean Mota, Fajar Fathurrahman, Paulo Ricardo, Cyrus Margono, Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, dan Alaaeddine Ajaraie.
Menurut Prapanca, perekrutan pemain tersebut merupakan bagian dari rencana strategis klub yang telah disusun bersama tim pelatih sejak awal musim.
“Jika dianggap mengeluarkan banyak dana, sebenarnya ini sudah menjadi bagian dari rencana kami. Kami telah berusaha melengkapi tim, dan kini kami berharap pelatih serta pemain dapat memberikan performa terbaik hingga akhir musim,” tuturnya.
Sebelum kompetisi memasuki jeda karena Idul Fitri dan agenda internasional FIFA, Persija masih memiliki satu pertandingan lagi yang harus dilakoni.
➡️ Baca Juga: SIG Bekerja Sama dengan Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Soil Stabilization
➡️ Baca Juga: Pelatih Sepak Bola Kontroversial Dipecat Usai Kekalahan




