8 Negara Bagian di AS yang Rentan Terhadap Ancaman Perang Dunia III

Ketakutan akan kemungkinan terjadinya Perang Dunia III kembali mencuat di tengah meningkatnya ketegangan global. Konflik antara negara-negara seperti Israel, Amerika Serikat, dan Iran memunculkan kekhawatiran bahwa jika perang besar terjadi, penggunaan senjata nuklir dapat mengakibatkan kehancuran yang sangat luas. Di Amerika Serikat, pertanyaan yang mengemuka adalah, wilayah mana yang paling rentan terhadap serangan nuklir?
Sebuah laporan dan peta simulasi dampak radiasi yang dipublikasikan oleh Scientific American menunjukkan bahwa risiko terbesar tidak hanya terletak pada kota-kota besar seperti New York atau Los Angeles. Sebaliknya, lokasi yang lebih strategis yang mungkin menjadi target adalah fasilitas militer vital, terutama silo rudal balistik antarbenua (ICBM) yang tersebar di wilayah tengah Amerika.
Dalam laporan Newsweek yang dirilis pada tahun 2024, analisis terhadap peta tersebut mengungkapkan delapan negara bagian yang memiliki tingkat paparan radiasi tertinggi jika terjadi serangan nuklir terhadap fasilitas militer di jantung Amerika Serikat.
Negara-negara bagian ini terletak di sekitar pusat penyimpanan dan peluncuran rudal nuklir AS. Dalam skenario konflik nuklir, kemungkinan besar musuh akan menargetkan fasilitas-fasilitas ini untuk melemahkan kemampuan serangan balasan Amerika.
Serangan semacam itu tidak hanya akan menghancurkan target utama tetapi juga berpotensi menyebarkan radiasi yang luas melalui angin dan pola cuaca. Paparan radioaktif dapat mencemari tanah, sumber air, dan rantai makanan selama bertahun-tahun, menimbulkan dampak serius bagi kesehatan manusia dan lingkungan.
Di sisi lain, ada beberapa negara bagian yang dianggap relatif lebih aman berdasarkan simulasi penyebaran radiasi dan jarak mereka dari target-target militer utama. Negara bagian tersebut mencakup:
– Maine
– New Hampshire
– Vermont
– Massachusetts
– Rhode Island
– Connecticut
– New York
– New Jersey
– Pennsylvania
– Delaware
– Maryland
– District of Columbia
– Virginia
– West Virginia
– North Carolina
– South Carolina
– Georgia
– Florida
– Alabama
– Mississippi
– Tennessee
– Kentucky
– Ohio
– Indiana
– Michigan
Namun, para pakar memperingatkan bahwa istilah “lebih aman” tidak berarti sepenuhnya bebas dari risiko.
John Erath dari Center for Arms Control and Non-Proliferation menekankan pentingnya memahami bahwa dampak dari perang nuklir akan jauh melampaui batas wilayah yang terkena langsung. Risiko radiasi dan konsekuensi jangka panjang dari konflik semacam itu akan dirasakan oleh banyak orang di berbagai tempat.
➡️ Baca Juga: Fitur Baru WhatsApp Tuai Pujian dan Kritik
➡️ Baca Juga: Perkembangan E-Learning di Indonesia: Tren dan Peluang




