Alasan Ade Govinda dan Gloria Jessica Berkolaborasi dalam Lagu Terbelah Jadi Dua

Karya terbaru Ade Govinda kembali menarik perhatian para pencinta musik. Kali ini, ia menggandeng Gloria Jessica dalam sebuah lagu berjudul “Terbelah Jadi Dua”. Lagu ini menawarkan kedalaman emosional yang baru, sekaligus menambah warna dalam genre musik galau yang selama ini menjadi ciri khas Ade Govinda.
Sebagai seorang penulis lagu yang dikenal dengan nuansa melankolisnya, Ade Govinda memang memiliki kemampuan luar biasa dalam menciptakan lagu-lagu yang menyentuh hati. Ia telah berkolaborasi dengan berbagai penyanyi terkenal, seperti Siti Nurhaliza, Sammy Simorangkir, hingga Fadly. Namun, kolaborasi terbarunya ini menghadirkan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya.
Kehadiran Gloria Jessica, yang lebih dikenal dengan sapaan Glojes, memberikan nuansa segar dalam karya Ade Govinda. Kombinasi antara musik sendu yang menjadi ciri khas sang komposer dan vokal Glojes yang unik serta penuh emosi menciptakan atmosfer yang lebih mendalam, bahkan ada yang menyebutnya sebagai “galau brutal”.
Awal mula kolaborasi ini berakar dari ketertarikan Ade Govinda akan kemampuan vokal Gloria Jessica. Ia merasa bahwa Glojes memiliki kemampuan untuk menyampaikan emosi dari lagu secara utuh dan mendalam.
“Menurutku, di Indonesia, suara penyanyi yang bisa menyampaikan penjiwaan lagu dengan sempurna salah satunya adalah Gloria Jessica,” ungkap Ade Govinda dalam pernyataannya.
Awalnya, kolaborasi ini direncanakan hanya untuk beberapa lagu. Namun, keselarasan musikal yang terjalin di antara mereka membuat proyek ini berkembang menjadi album penuh yang diberi judul “Blue”.
Lagu “Terbelah Jadi Dua”, yang dirilis pada 17 April 2026, dipilih sebagai single utama untuk memperkenalkan album tersebut, yang direncanakan berisi sepuluh lagu. Ade Govinda juga menyampaikan bahwa antusiasme publik terhadap lagu ini sudah terasa sejak cuplikan lagu dirilis di media sosial.
“Mulai dari hari ini, kampanye single-nya di media sosial sudah dimulai. Dengarkan, sepotong vokal Gloria Jessica tanpa alat musik apapun, banyak yang berkomentar, ‘bahaya’,” kata Ade Govinda.
Dari perspektif penyanyi, Gloria Jessica juga menekankan bahwa kepekaan dan empati Ade Govinda merupakan faktor kunci dalam menciptakan kedalaman lagu yang mereka garap.
“Kak Ade adalah pendengar yang baik, sehingga ia dapat menangkap berbagai perspektif. Rasa simpati dan empatinya sangat kuat, membuat cerita siapapun dapat berkembang menjadi sebuah lagu yang utuh,” ujar Glojes.
➡️ Baca Juga: Analisis Efektivitas Strategi Pressing Tinggi dalam Sepak Bola Modern Saat Ini
➡️ Baca Juga: Mobil Listrik Baru Kurang Diminati, Sementara Mobil Bekasnya Justru Banyak Dicari




