40 Rumah di Sumsel Diperbaiki, Kapolda: Mewujudkan Harapan Hidup Lebih Baik

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah mengambil langkah konkret dalam mendukung program kesejahteraan sosial nasional dengan melaksanakan program bedah rumah secara serentak di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara yang akan datang pada tahun 2026.
Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, secara langsung memimpin pelaksanaan kegiatan ini. Hal ini mencerminkan komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, serta menegaskan prinsip Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis dan responsif.
Program bedah rumah ini dirancang sebagai upaya nyata untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang terkena dampak bencana dan memiliki keterbatasan ekonomi.
Secara keseluruhan, jajaran Polda Sumsel mengawasi renovasi sebanyak 40 unit rumah yang tersebar di berbagai wilayah hukum. Renovasi ini mencakup perbaikan total maupun pembaruan sebagian unit rumah.
Kegiatan bedah rumah dilakukan secara serentak, dengan pelaksanaan simbolis di kediaman Bapak Indra Irmawan yang berlokasi di Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, pada Jumat, 10 April 2026.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Polda melibatkan tokoh masyarakat setempat. Ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat untuk mendukung program sosial. Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar lokasi.
Program ini difokuskan pada rumah-rumah yang dalam kondisi tidak layak huni, baik karena usia bangunan yang sudah tua maupun akibat bencana, seperti kebakaran yang terjadi menjelang Idul Fitri. Harapannya, bantuan yang diberikan dapat membawa dampak positif dengan menyediakan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak bagi para penerima manfaat.
Inisiatif ini sejalan dengan program prioritas nasional dalam upaya pengentasan kemiskinan, serta kebijakan Kapolri yang menerapkan konsep Polri Presisi dengan pendekatan berbasis kemanusiaan. Polda Sumsel berkomitmen bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya sekadar acara seremonial, tetapi diwujudkan dalam bentuk aksi nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
Pejabat Utama Polda dan semua Kapolres Jajaran Palembang juga turut mendampingi Kapolda untuk memastikan bahwa seluruh proses pelaksanaan berjalan dengan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga yang menerima bantuan.
Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya kedekatan Polri dengan masyarakat. Ia menyatakan, “Polri harus selalu dekat dengan masyarakat. Kami tidak boleh menjauh. Kami harus hadir, merasakan, dan membantu kesulitan yang dihadapi warga. Program ini bukan hanya tentang membangun rumah, tetapi juga tentang membangun harapan hidup yang lebih baik,” ungkap Sandi.
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengelola Aktivitas Rutin Agar Produktivitas Harian Meningkat Tanpa Kelelahan
➡️ Baca Juga: Teknik Efektif Mengatur Napas Saat Sprint Jarak Pendek di Lapangan untuk Performa Optimal



