Bus Umrah Terbakar di Madinah, Jamaah Indonesia Dijadwalkan Pulang 31 Maret

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah menginformasikan bahwa jamaah umrah Indonesia yang terlibat dalam insiden bus terbakar di dekat Madinah dijadwalkan untuk kembali ke tanah air pada tanggal 31 Maret.
Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron Ambary, mengungkapkan bahwa “Jamaah akan tetap pulang sesuai jadwal pada 31 Maret 2026,” sebagaimana dilansir oleh Antara pada hari Minggu, 29 Maret 2026.
Yusron menambahkan bahwa Tim Satgas Pelindungan dari KJRI Jeddah telah melakukan pertemuan dengan para pembimbing dan perwakilan jamaah di Madinah pada Jumat malam waktu setempat.
Menurut penjelasan Yusron, ada 24 jamaah yang terlibat dalam insiden tersebut, sebagian besar berasal dari Sumatera Barat. Diketahui bahwa sopir bus adalah seorang warga negara Mesir.
Ia menegaskan bahwa “Seluruh jamaah selamat dan tidak ada yang mengalami luka fisik. Paspor semua jamaah juga terjaga dengan baik dan tidak terbakar.”
Namun, beberapa anak di antara jamaah mengalami trauma ringan dan merasa enggan untuk naik bus lagi dalam waktu dekat.
Insiden tersebut terjadi saat perjalanan menuju Madinah, kurang lebih 20 menit sebelum mereka tiba di kota tersebut.
Sebelum kejadian, para jamaah telah melaporkan adanya bau kopling yang terbakar dari bus dua kali.
Meski demikian, kedua sopir bus menyatakan bahwa kendaraan tersebut dalam kondisi aman untuk digunakan.
Tak lama setelah itu, suara letusan terdengar dari salah satu ban. Sopir segera menghentikan bus dan meminta penumpang untuk turun.
Api kemudian berkobar, sementara alat pemadam api ringan yang tersedia di bus tidak mampu mengatasi kobaran api yang semakin membesar.
Sekitar 30 menit setelah insiden, bus pengganti tiba untuk membawa jamaah ke Hotel Manazel Al Sadiq.
Yusron menjelaskan bahwa tidak ada indikasi bahwa sopir mengemudikan bus secara sembrono. Dugaan awal mengarah kepada masalah teknis pada kendaraan.
“KJRI akan terus memantau perkembangan kasus ini, termasuk kemungkinan adanya kompensasi dari perusahaan transportasi terkait,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: Dampak Libur Paskah Terhadap Lalu Lintas Jabotabek
➡️ Baca Juga: Hello world!



