Jakarta – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengungkapkan harapannya agar lembaga yang dipimpinnya memiliki kantor sendiri yang lebih representatif.
Ia menekankan bahwa keberadaan kantor yang memadai sangat krusial untuk mendukung kinerja dan kenyamanan personel yang bertugas di lapangan.
“Di Jakarta, saat ini kami belum memiliki kantor Satpol PP yang independen. Kami masih menggunakan fasilitas di Blok H, Balai Kota, yang terletak di lantai 16. Terkadang, saat ada kunjungan dari daerah lain, kami harus menerima mereka di Balai Kota karena belum ada kantor permanen,” jelas Satriadi pada Sabtu, 25 April 2026.
Satriadi menilai bahwa kantor Satpol PP DKI Jakarta sangat diperlukan, terutama mengingat status Jakarta sebagai kota global yang diakui sebagai salah satu kota teraman di ASEAN setelah Singapura.
Ia berharap, ke depan, Satpol PP DKI Jakarta bisa memiliki kantor yang layak untuk memonitor kinerja sekitar 5.000 anggota yang saat ini bertugas.
“Di Cempaka Putih, kami sudah memiliki lahan yang sangat strategis. Saya juga telah menyampaikan kepada Wakil Gubernur bahwa ini adalah kebutuhan mendesak untuk mengontrol kinerja anggota kami,” tambah Satriadi.
Selain itu, Satriadi juga menyoroti pentingnya ruang istirahat bagi personel, yang saat ini masih sangat terbatas. Banyak anggota Satpol PP yang terpaksa harus beristirahat di mushala atau lorong-lorong kantor karena kurangnya fasilitas untuk beristirahat.
Ia menekankan pentingnya memiliki tempat istirahat yang memadai, mengingat bahwa stamina yang baik sangat diperlukan bagi para anggota Satpol PP dalam menjalankan tugas mereka.
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengelola Risiko Usaha untuk Keamanan dan Kontrol yang Optimal
➡️ Baca Juga: Perkembangan Strategi Build Up Serangan dalam Sepak Bola Modern yang Efektif dan Inovatif

