Pemimpin baru Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif dalam perjuangan melawan agresi yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Dalam pandangannya, rakyat Iran adalah pemenang sejati dalam konflik yang berlangsung ini, yang dinilai sebagai perang paksa yang tidak berkesudahan.
Dalam sebuah pesan yang disampaikan pada tanggal 9 April 2026, bertepatan dengan peringatan 40 hari wafatnya Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, beliau membahas berbagai aspek penting mengenai situasi yang dihadapi oleh negara. Beliau menekankan pentingnya ketahanan dan ketekunan yang ditunjukkan oleh rakyat Iran di tengah tantangan yang ada.
Pesan tersebut dibuka dengan merujuk pada ayat yang terdapat dalam Al-Qur’an, yang menyatakan, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata agar Allah mengampuni dosa-dosamu di masa lalu dan masa depan, menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu, membimbingmu ke jalan yang lurus, dan memberikan kepadamu kemenangan yang besar.”
Kepada rakyatnya, beliau dengan tegas menyatakan, “Hari ini, dalam konteks pertahanan suci yang ketiga dan dipaksakan ini, kalian semua, rakyat Iran yang penuh keberanian, telah membuktikan diri sebagai pemenang sejati.” Pernyataan ini mencerminkan kepercayaan yang mendalam akan kemampuan rakyat dalam menghadapi berbagai ancaman.
Ayatollah Khamenei juga mengungkapkan bahwa kebangkitan Republik Islam sebagai kekuatan yang signifikan, serta penurunan kekuatan imperialisme, adalah kenyataan yang tidak bisa dipungkiri. Hal ini menunjukkan perubahan drastis yang terjadi di kancah internasional, di mana posisi Iran semakin diperhitungkan.
“Ini merupakan berkah dari Tuhan yang datang kepada kita melalui pengorbanan para pemimpin yang telah gugur dan para martir, serta masyarakat yang tertekan. Semua ini adalah hasil dari keberanian dan komitmen yang ditunjukkan oleh bangsa kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menyoroti bahwa melalui doa dan partisipasi aktif masyarakat di jalan-jalan, masjid, dan lingkungan sekitar, berkah ini telah menjadi bagian dari kehidupan rakyat Iran. Partisipasi ini menunjukkan betapa pentingnya keterlibatan setiap individu dalam memperjuangkan masa depan bangsa.
Pada tanggal 28 Februari, sebagai bagian dari agresi yang dilancarkan oleh AS dan Israel, terjadi serangan yang mengakibatkan kehancuran sekolah dasar putri Shajareh Tayyebeh di Minab. Serangan ini menyebabkan sekitar 170 siswi kehilangan nyawa, sebuah tragedi yang menggambarkan dampak dari konflik yang berkepanjangan ini.
Mojtaba Khamenei menegaskan bahwa ungkapan syukur yang sejati atas berkah ilahi harus diwujudkan melalui upaya terus-menerus untuk membangun Iran yang lebih kuat. Ini adalah misi yang harus diemban oleh setiap individu dalam masyarakat, dalam rangka mencapai tujuan yang lebih besar.
Beliau juga menggarisbawahi pentingnya keterlibatan publik yang berkelanjutan sebagai langkah strategis untuk mencapai visi yang telah ditetapkan oleh para pemimpin sebelumnya. Partisipasi aktif dari rakyat adalah kunci untuk memastikan keberhasilan dalam menghadapi tantangan yang ada di depan.
Dengan semangat yang tinggi, rakyat Iran diharapkan untuk terus bersatu dan bekerja sama, demi masa depan yang lebih baik dan lebih berdaya saing di pentas global. Keterlibatan mereka dalam setiap aspek kehidupan, baik politik, sosial, maupun ekonomi, adalah fondasi yang kokoh untuk mencapai cita-cita bersama.
Melihat kembali perjalanan panjang yang telah dilalui, masyarakat Iran telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Perjuangan yang tidak pernah padam ini menjadi simbol kekuatan dan keberanian, yang terus menginspirasi generasi mendatang untuk tidak pernah menyerah dalam menghadapi segala rintangan.
Secara keseluruhan, pernyataan Ayatollah Khamenei mencerminkan keyakinan yang mendalam bahwa rakyat Iran, dengan segala potensi dan keberanian yang dimiliki, akan terus menjadi pemenang sejati dalam perang melawan ketidakadilan dan agresi. Ketekunan dan semangat juang yang ditunjukkan akan menjadi penentu masa depan bangsa yang lebih cerah.
➡️ Baca Juga: Kontrakan di Tambora Digerebek Diduga Jadi Lokasi Kencan Sesama Jenis
➡️ Baca Juga: Strategi Pemain Badminton Atasi Cedera Ringan Sambil Tetap Lanjutkan Latihan Rutin

