Ammar Zoni Dihukum Penjara Karena Narkoba, Berharap Menjadi Ayah yang Lebih Baik untuk Anaknya

Ammar Zoni berbagi pengakuan yang mendalam dan penuh emosi sebagai seorang ayah dalam sidang lanjutan terkait kasus narkoba yang menjeratnya. Ia mengungkapkan harapan yang tulus untuk menjadi sosok ayah yang lebih baik bagi anak-anaknya di masa depan.
Sadar akan ketidakmampuannya menjalankan peran sebagai orang tua secara optimal, Ammar kini harus menjalani hukuman penjara akibat keterlibatannya dalam kasus narkoba. Mari kita simak lebih lanjut mengenai perjalanan emosional yang dialaminya.
Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Ammar menyampaikan dengan lugas tentang perasaannya. Ia mengaku tidak mengetahui kondisi anak-anaknya saat ini, karena terbatasnya komunikasi selama menjalani masa tahanan.
“Saya tidak tahu bagaimana keadaan anak-anak saya saat ini. Saya tidak bisa melihat mereka tumbuh besar, karena tidak bisa menggunakan handphone atau melihat kabar. Namun, saya yakin anak-anak saya sehat dan bahagia di sana bersama ibunya. Saya berharap mereka mendapatkan sosok ayah yang benar dan baik, bukan seperti saya,” ungkap Ammar Zoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis, 2 April 2026.
Tak hanya itu, Ammar juga menekankan pentingnya waktu bersama keluarga yang kini telah hilang. Ia menyadari bahwa momen kebersamaan dengan anak-anak adalah hal yang tak dapat diulang.
“Anak-anak selalu menjadi yang utama. Saya sebagai seorang ayah telah membiarkan waktu yang berharga terbuang. Kebersamaan dengan mereka adalah sesuatu yang tidak akan pernah kembali,” tambahnya.
Selama di penjara, Ammar hanya bisa membayangkan bagaimana anak-anaknya tumbuh dan beranjak dewasa. Rindu yang mendalam pun terus menghantuinya, terlebih karena tidak bisa menyaksikan langsung aktivitas keseharian mereka.
Meskipun berada dalam situasi yang sulit, ia berusaha untuk tetap berpikiran positif. Ammar meyakini bahwa anak-anaknya berada dalam pengasuhan yang baik di bawah bimbingan ibunya. Kepercayaan ini menjadi satu-satunya kekuatan yang ia pegang di tengah cobaan yang harus dihadapinya.
➡️ Baca Juga: Mempelajari Video Rekaman Pertandingan Sendiri untuk Evaluasi Kesalahan Teknik Bermain
➡️ Baca Juga: Bahlil Pimpin Satgas Energi, Cek Endra: Perkuat Transisi Energi Secara Efektif dan Terukur




