Site icon Cateringku

Sistem Kelistrikan Manado Pulih Setelah Gempa Magnitudo 7,6 dengan Efisien dan Cepat

PT PLN melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) telah berhasil mengembalikan sistem kelistrikan di Manado dan sekitarnya pasca terjadinya gempa bumi dengan magnitudo 7,6.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyatakan, “Berkat kesiapsiagaan tim kami di lapangan, seluruh infrastruktur kelistrikan yang terdampak kini sudah berfungsi kembali.”

Pada pukul 13.51 WITA, persentase aliran listrik yang kembali menyala mencapai angka 100 persen. Proses pemulihan ini meliputi penormalan 14 saluran atau penyulang listrik serta pengoperasian kembali 887 gardu distribusi yang tersebar di area yang terkena dampak.

Usman juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh tim yang bekerja keras di lapangan, serta mengapresiasi kesabaran masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

“Kami menyadari bahwa keberadaan listrik sangat vital, terutama dalam situasi darurat pascagempa. Begitu getaran pertama terasa, tim kami segera beraksi untuk melakukan inspeksi dan pemulihan secara bertahap,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam rangka penormalan ini, PLN tetap mengutamakan keselamatan baik bagi masyarakat maupun petugas yang terlibat.

Tim teknis melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural pada infrastruktur yang dapat menimbulkan bahaya sebelum aliran listrik dialirkan kembali sepenuhnya kepada pelanggan.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Jika menemukan potensi bahaya seperti kabel yang terkelupas, tiang miring, atau percikan api pada aset PLN, masyarakat diminta untuk segera melapor melalui saluran resmi yang ada.

“Masyarakat dapat menggunakan aplikasi PLN Mobile untuk melaporkan gangguan atau mendapatkan informasi terkini mengenai kelistrikan,” jelas Usman.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik demi kenyamanan seluruh pelanggan,” tambahnya.

➡️ Baca Juga: Unit 42: Waspadai Peningkatan Serangan Siber yang Semakin Mengkhawatirkan

➡️ Baca Juga: Marthella Perjuangkan Kesetaraan Penyandang Disabilitas Berawal dari Pengalaman Guru di Maluku

Exit mobile version