Site icon Cateringku

Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Akibat Kebocoran Gas yang Perlu Diwaspadai

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mengonfirmasi bahwa kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, pada malam hari tanggal 1 April, diduga disebabkan oleh kebocoran gas.

Pelaksana Tugas Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, menjelaskan bahwa insiden kebakaran di SPBE Cimuning kemungkinan besar berawal dari kebocoran gas yang terjadi di lokasi tersebut.

“Kami masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang untuk memastikan penyebab kebakaran. Namun, informasi awal menunjukkan adanya kebocoran gas, yang saya peroleh dari salah satu warga setempat,” ujarnya.

Heryanto memperkirakan bahwa api yang mengakibatkan kebakaran kemungkinan berasal dari korsleting listrik di sekitar SPBE, yang pada akhirnya menyebabkan ledakan dan menghanguskan area tersebut.

“Warga di sekitar melaporkan tercium bau gas. Jadi, salah satu pemicu kebakaran bisa jadi adalah arus pendek yang menimbulkan ledakan gas. Ini masih berdasarkan informasi yang kami terima,” tambahnya.

Dampak dari ledakan dan kebakaran itu, kondisi SPBE Cimuning mengalami kerusakan parah dan bahkan dinyatakan hampir rusak total. Beruntung, api dapat segera dipadamkan untuk mencegah dampak yang lebih luas.

Disdamkarmat Kota Bekasi mengerahkan belasan mobil pemadam kebakaran dari berbagai pos untuk memadamkan api yang berkobar.

“Syukurlah, kami mendapatkan bantuan dari tiga unit armada dari Kabupaten Bekasi, sehingga total ada sekitar 15 unit yang dikerahkan. Api sudah berhasil dipadamkan semalaman, dan proses pendinginan juga telah dilakukan sejak pukul 01.00 WIB,” jelas Heryanto.

Saat ini, Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi Kota masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran di SPBE Cimuning.

“Proses penyelidikan masih berlangsung,” ungkap Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Meskipun penyebab kejadian belum dapat dipastikan, ia menegaskan bahwa kebakaran tersebut juga berdampak pada rumah-rumah warga serta beberapa kios di sekitar lokasi kejadian.

“Kios-kios di sekitar juga mengalami dampak dari kebakaran ini,” imbuhnya.

Peristiwa tragis ini mengakibatkan 12 orang menjadi korban dengan luka bakar. Saat ini, semua korban sedang dirawat secara intensif di sejumlah rumah sakit di wilayah Kota maupun Kabupaten Bekasi.

Ia menambahkan bahwa para korban yang terdata adalah warga sekitar serta karyawan SPBE Cimuning, yang mengalami luka bakar cukup serius dengan tingkat keparahan antara 60 hingga 70 persen.

➡️ Baca Juga: Siswa SMA Ini Raih Beasiswa ke Harvard

➡️ Baca Juga: Laptop Gaming Murah dengan Sistem Pendinginan Efisien dan Performa Stabil untuk Pengalaman Optimal

Exit mobile version