Komisi VI DPR Dukung Stabilitas Harga BBM: Stok Terjamin, Masyarakat Tenang

Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memberikan apresiasi terhadap keputusan pemerintah yang tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Keputusan ini menjadi penting, terutama di tengah kondisi global di mana negara-negara lain sudah terlebih dahulu melakukan penyesuaian harga.
Menurut Andre, langkah ini menunjukkan kesiapan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh situasi geopolitik yang sedang berlangsung.
“Kami sangat menghargai keputusan ini, terutama mengingat bahwa sudah ada 85 negara di seluruh dunia yang telah menaikkan harga BBM. Bahkan negara-negara tetangga di Asia Tenggara juga sudah melakukan hal yang sama. Namun, Indonesia tetap mempertahankan harga BBM tanpa adanya penyesuaian,” ungkap Andre kepada para wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 1 April 2026.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak merasa khawatir atau antre di SPBU. Pasalnya, harga BBM tidak akan mengalami kenaikan dan ketersediaan stok juga dalam kondisi aman.
“Jadi, masyarakat tidak perlu cemas atau antre untuk mendapatkan BBM di SPBU. Pertama, tidak ada perubahan harga, dan kedua, stok BBM terjamin aman,” jelasnya.
Andre menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan dan keamanan stok BBM di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini, menurutnya, kondisi stok BBM masih dalam keadaan stabil.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, juga memberikan penjelasan terkait isu rencana penyesuaian harga BBM yang sempat beredar.
Prasetyo menekankan bahwa pemerintah telah melakukan komunikasi dengan Pertamina terkait isu tersebut. Presiden RI Prabowo Subianto juga telah memberikan arahan agar kebijakan yang diambil tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Perlu kami tekankan bahwa setelah melakukan koordinasi antara pemerintah dan Kementerian ESDM bersama Pertamina, serta atas petunjuk dari Bapak Presiden, kami memastikan tidak akan ada kenaikan harga yang terjadi,” ungkap Prasetyo kepada wartawan pada Selasa, 31 Maret 2026.
“Presiden selalu menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan,” tambahnya.
Hasil dari koordinasi tersebut menunjukkan bahwa Pertamina tidak akan menaikkan harga baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi.
“Oleh karena itu, kami menegaskan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga untuk semua jenis BBM,” jelas Prasetyo.
➡️ Baca Juga: Pelatih Sepak Bola Kontroversial Dipecat Usai Kekalahan
➡️ Baca Juga: Harga BBM Naik, DFSK Manfaatkan Kesempatan Besar untuk Mobil Listrik di Pasar Indonesia




