Tradisi berbagi kebahagiaan yang dilakukan oleh Dewi Perssik saat Lebaran baru-baru ini justru menimbulkan perdebatan hangat di jagat maya. Meskipun niatnya untuk menyebarkan keceriaan saat pulang kampung ke Jember, Jawa Timur, tidak semua warganet menyambut positif langkah tersebut.
Pada Idul Fitri 2026, keluarga Dewi Perssik mengadakan open house yang mengundang warga sekitar untuk merayakan bersama. Dalam acara tersebut, ibu dari penyanyi ini terlihat membagikan uang tunai kepada para ibu-ibu yang hadir, bahkan ada yang membawa beras sebagai sumbangan.
Namun, yang menjadi fokus perhatian adalah jumlah uang yang dibagikan, yakni Rp10 ribu dan Rp5 ribu tanpa amplop. Banyak warganet yang menganggap nominal tersebut terlalu kecil, terutama mengingat status Dewi Perssik sebagai seorang publik figur yang terkenal.
Menanggapi komentar negatif yang beredar, pelantun lagu “Hikayat Cinta” ini tidak tinggal diam dan memberikan klarifikasi. Salah satu tanggapannya muncul di unggahan akun Instagram @tante.rempong.official, di mana ia mengungkapkan bahwa dirinya merasa terjepit antara harapan publik dan realita.
“Begini, apapun yang kita lakukan pasti ada saja yang dinyinyirin. Dikasih salah, tidak dikasih dighibahin,” ucap Dewi Perssik yang dikutip pada Senin, 23 Maret 2026.
Untuk meluruskan persepsi yang salah, Dewi Perssik menjelaskan secara rinci jumlah THR yang ia keluarkan. Ia menegaskan bahwa jumlah yang diberikan berbeda-beda, tergantung pada penerima dan lokasi masing-masing.
“Untuk kakak-kakak aku, totalnya sekitar Rp20 juta, ponakan-ponakan Rp2 juta, untuk tetangga di Jakarta Rp400 ribu untuk 400 orang, dan untuk Jember yang berjumlah 8.400 orang, masing-masing mendapat Rp15 ribu dan 5 kg beras,” ungkapnya.
Dewi juga menanggapi harapan sebagian warganet yang menginginkan nominal pemberian yang lebih besar dengan nada bercanda.
“Terima kasih. Kalau mau dapat puluhan juta atau jutaan, jadi pegawaiku dulu, hehehe,” tambahnya dengan senyuman.
Jika diperhatikan lebih mendalam, angka yang dianggap “kecil” oleh sebagian orang sebenarnya bisa menjadi signifikan ketika dihitung dalam total. Untuk warga Jember, bantuan berupa Rp15 ribu dan 5 kilogram beras per orang yang diberikan kepada 8.400 orang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Ditambah dengan pembagian di Jakarta yang totalnya mencapai Rp160 juta untuk 400 orang.
Fakta-fakta ini pun memicu reaksi positif dari sebagian warganet lainnya yang menilai tindakan Dewi Perssik patut diapresiasi. Mereka berpendapat bahwa tindakan tersebut berhasil menjangkau banyak orang yang membutuhkan.
➡️ Baca Juga: Bebaz Labz: Pemimpin Inovasi Teknologi untuk Mewujudkan Ambisi PhotoBebaz
➡️ Baca Juga: Review Earphone Kabel High-Res (IEM) untuk Audiophile Pemula

