Komposisi staf pelatih Timnas Indonesia kini memasuki fase baru di bawah kepemimpinan John Herdman, pelatih asal Inggris. Dalam struktur tim kepelatihan yang dirancang Herdman, terlihat jelas bahwa jumlah personel lebih ramping dibandingkan dengan era dua pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Perbedaan dalam jumlah staf ini cukup mencolok. Ketika Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert menjabat, jumlah staf pelatih Timnas Indonesia terbilang sangat banyak, dengan spesialisasi di berbagai bidang. Namun, di bawah kendali Herdman, tim kepelatihan yang diumumkan sejauh ini masih relatif sedikit.
Baru-baru ini, Herdman resmi mengumumkan kehadiran Simon Grayson, pelatih asal Inggris, yang bergabung sebagai asistennya dalam skuad Garuda. Kehadiran Grayson menambah kekuatan tim kepelatihan yang sebelumnya sudah diisi oleh beberapa nama dari dalam dan luar negeri.
Namun, meski jumlah staf yang lebih sedikit, itu bukan berarti Herdman kekurangan dukungan. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menjelaskan bahwa pelatih berusia 49 tahun ini memang belum mengajukan banyak nama untuk bergabung ke dalam timnya.
“Beberapa waktu lalu, saya melakukan pertemuan dengan John. Kami berdiskusi mengenai hal ini (asisten pelatih), tetapi ini baru tahap awal. Melihat perkembangan ke depan, kemungkinan untuk penambahan staf tetap ada,” ungkap Sumardji.
Keputusan Herdman untuk membentuk tim pelatih yang lebih ramping juga sejalan dengan pendekatan kerja yang dia pilih. Mantan pelatih Timnas Kanada ini ingin memulai dengan tim kecil terlebih dahulu sebelum memperluas struktur kepelatihan.
Pendekatan tersebut memungkinkan Herdman untuk langsung mengidentifikasi kebutuhan Timnas Indonesia sebelum menambah personel baru. Terlebih, skuad Garuda akan menghadapi jadwal padat dalam beberapa tahun mendatang.
Ada sejumlah agenda besar yang menunggu, mulai dari Piala AFF 2026 hingga Piala Asia 2027 dan Kualifikasi Piala Dunia 2030. Dengan kalender yang sangat padat, kemungkinan untuk menambah staf tetap terbuka lebar.
Meskipun jumlah staf yang ada tidak banyak, pilihan yang dibuat Herdman mencerminkan kombinasi antara pelatih asing berpengalaman dan pelatih lokal yang memiliki pemahaman mendalam tentang karakter sepak bola Indonesia.
Salah satu sosok kunci dalam tim kepelatihan adalah Nova Arianto, yang berfungsi sebagai jembatan penting bagi Herdman untuk memahami dinamika internal Timnas Indonesia. Nova adalah figur yang sudah lama berkecimpung di lingkungan tim nasional.
➡️ Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang dari Internet dengan Menjual Musik Online
➡️ Baca Juga: Kevin Diks Berbagi Pengalaman Sebagai Pemain Indonesia Pertama Kenakan Ban Kapten di Bundesliga

