Arus Mudik Lebaran di Gerbang Tol Banyumanik Semarang Naik 33,5 Persen Tahun Ini

Arus lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Banyumanik, Semarang, menunjukkan peningkatan yang signifikan menjelang Idul Fitri 2026. Data dari PT Trans Marga Jateng (TMJ) mencatat sebanyak 184.211 kendaraan melintas di gerbang tersebut menuju arah Solo dalam periode awal arus mudik, yang berlangsung dari 11 hingga 16 Maret 2026.
Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 33,5% dibandingkan dengan volume lalu lintas normal yang biasanya berkisar di angka 137.957 kendaraan. Lonjakan ini menegaskan bahwa pergerakan pemudik menuju wilayah selatan dan timur Jawa Tengah mulai meningkat lebih awal dari prediksi puncak arus mudik.
Sementara itu, arus kendaraan yang mengarah ke Jakarta melalui GT Banyumanik menunjukkan kondisi yang lebih stabil dengan kenaikan yang relatif kecil.
Direktur Utama Trans Marga Jateng, Prajudi, menyatakan pada Selasa, 17 Maret 2026, bahwa peningkatan ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat saat ini lebih terfokus pada arus keluar dari ibu kota dan kota-kota besar di Jawa Barat menuju arah timur.
Demi memastikan kelancaran lalu lintas di ruas tol Semarang-Solo, PT TMJ telah menyiapkan personel dan fasilitas pendukung. Upaya utama pengelola jalan tol adalah menjaga kelancaran transaksi di gerbang tol dan mencegah terjadinya antrean panjang yang dapat mengganggu arus kendaraan.
Pengelola jalan tol juga memberikan imbauan teknis kepada para pengguna jalan. Pengendara diharapkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik mereka serta kelayakan kendaraan sebelum memulai perjalanan.
Selain itu, ketersediaan bahan bakar (BBM) dan kecukupan daya listrik bagi pengguna kendaraan listrik menjadi hal krusial yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi kendala di tengah perjalanan di jalur tol.
Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau informasi terkini tentang kondisi lalu lintas, PT TMJ menyediakan akses One Call Center yang beroperasi 24 jam. Pengguna jalan juga diharapkan untuk mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga batas kecepatan demi keselamatan bersama selama periode angkutan Lebaran 2026.
Laporan: Teguh Joko Sutrisno
➡️ Baca Juga: Maissy Klarifikasi Isu Perselingkuhan Suaminya dengan Koas secara Terbuka
➡️ Baca Juga: Alasan Mengapa Indonesia Dianggap Sebagai Salah Satu Negara Teraman Jika Terjadi Perang Dunia III




